Ed

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOGSPOT SAYA INI ..................3DdY

Sabtu, 15 Februari 2014

MENGAPA RASULULLAH SAW JARANG SAKIT?

MENGAPA RASULULLAH SAW JARANG SAKIT?

Ini beberapa cara hidup sehat yang Beliau amalkan adalah:

1. SELALU BANGUN SEBELUM SHUBUH

2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN

3. TIDAK PERNAH Makan Berlebihan Sabda Rasulullah saw yang berarti: "Kami adalah satu kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)." (Muttafaq Alaih)

4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasulullah berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad dan mengunjungi rumah sahabat.

5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah 'jangan marah' diulangi sampai tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasad, tetapi lebih kepada kebersihan jiwa.

6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis memberikan efek emosional yang mendalam bagi kelapangan jiwa selain harus banyakkan sabar, istiqamah, bekerja keras serta tawakal kepada Allah
 

NABI MUHAMMAD, KEBAKTIAN DI MASJID, DAN SHOLAT DI GEREJA



NABI MUHAMMAD, KEBAKTIAN DI MASJID, DAN SHOLAT DI GEREJA

1. Nabi Muhammad pernah menyilakan kaum Kristen Najran yang menemui beliau untuk melakukan kebaktian di masjid. Mereka beribadah di satu sisi masjid, sedangkan kaum muslim sholat di sisi yang lain.

2. Nabi Muhammad pernah kedatangan delegasi Kristen dari tanah Habsyi. Oleh Nabi, mereka ditempatkan di masjid. Bahkan Nabi sendiri yang melayani mereka sebagai tamu.

3. Pada masa khalifah Umar bin Khattab, ada seorang perempuan Kristen dari Mesir yang mengadu ke Khalifah karena sebagian rumahnya diambil secara paksa oleh gubernur Mesir Amru bin 'Ash untuk perluasan masjid. Alasan gubernur: jumlah umat islam meningkat, dan masjid yang ada terlalu sempit. Lalu gubernur minta kepada si wanita Kristen utk merelakan sebagian rumahnya demi pembangunan masjid baru, dengan memberinya kompensasi uang ganti rugi. Si wanita Kristen menolak permintaan itu, tapi sang gubernur ngotot untuk memperluas masjid. Maka mengadulah ia ke Khalifah Umar? Lalu apa ayang dilakukan Khalifah? Beliau memerintahkan untuk merobohkan bagian dari masjid baru yang asalnya merupakan rumah si perempuan Kristen itu, dan mengembalikannya kepadanya dalam keadaan seperti sedia kala.

4. Ketika Damaskus jatuh ke tangan kaum muslimin, ada satu gereja besar di tengah kota bernama "Al Yuhanna Al Kubro" yang dipakai sebagai tempat ibadah bersama-sama antara kaum muslimin dan kaum Kristen Syiria. Jadi kaum muslim sholat di satu sisi gereja, dan warga Kristen Syria melakukan kebaktian di sisi yang lain. Bahkan pernah dalam satu waktu, mereka kebetulan beribadah secara bersamaan di gereja itu, sehingga tampak kontras menarik: kaum muslim menghadap kiblat, sedangkan di sebelah mereka kaum Ksriten menghadap ke Timur.

(Fahmi Huwaydi, Muwathinun La Dzimmiyyun, hal. 66-67).L